Tema untuk hari ke 5, 10, 15, 20, dan 25 adalah bebas. Para penulis diberi sedikit waktu untuk bernafas lega, setelah 4 hari ngos-ngosan harus menulis sesuai tema yang ada. Trust me, menulis yang-enak-untuk-dibaca itu melelahkan sekaligus menyenangkan. Lelah, karena dikejar deadline. Menyenangkan, jika reaksi yang didapat setelah orang-orang membaca tulisan yang kita buat, sesuai ekspektasi.
Eh tapi sebelum menulis bebas kali ini, saya ada sedikit kabar nich. Tadi pagi, secara tiba-tiba Prilly
ngasih testimoni di Friendster, (iya guys, Friendster. Kalian gak salah baca kok). "Mz, mumpung moment #30HariMenulis2015 dan #NulisRandom2015 masih anget-angetnya nich, promoin single terbaru aku dong--Hidup hanya sekali, dengan cara berlangganan RBT-nya. Bagi pengguna Telkomsel
cukup ketik PRIHW kirim ke 1212. Untuk pengguna XL Ketik 19700619 kirim ke 1818. Sedangkan yang make Esia, maaf-maaf aja ya RBT-nya gak ada!!!" Awalnya saya sempat nolak sih, abis norak. Tapi begitu baca lanjutannya, "kalau tembus 278600 pelanggan. Kita jadi meniqa dech, tahun 2027," sontak saya iyakan tawaran dek Prilly, saat itu juga.
ngasih testimoni di Friendster, (iya guys, Friendster. Kalian gak salah baca kok). "Mz, mumpung moment #30HariMenulis2015 dan #NulisRandom2015 masih anget-angetnya nich, promoin single terbaru aku dong--Hidup hanya sekali, dengan cara berlangganan RBT-nya. Bagi pengguna Telkomsel
cukup ketik PRIHW kirim ke 1212. Untuk pengguna XL Ketik 19700619 kirim ke 1818. Sedangkan yang make Esia, maaf-maaf aja ya RBT-nya gak ada!!!" Awalnya saya sempat nolak sih, abis norak. Tapi begitu baca lanjutannya, "kalau tembus 278600 pelanggan. Kita jadi meniqa dech, tahun 2027," sontak saya iyakan tawaran dek Prilly, saat itu juga.
------
Sosial Media, dan Tipe Penggunanya.
Komunikasi di abad 21 sekarang ini, sangat mengasyikkan. Jika dulu, kalau mau dengar kabar seseorang aja kita dituntut untuk bersusah payah, semisal ngirim surat pake jasa burung hantu, atau bela-belain ke Wartel (Warung Telepon,red) jam 2 malam. Kini, berkat hadirnya berbagai aplikasi sosial media, kita seolah-olah dimanja dan berubah menjadi#GenerasiMalasGerak
Apa-apa sekarang serba mudah. Mana ada lagi orang yang ngasih kartu ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri dalam bentuk fisik, atau undangan sunat dari rumah ke rumah. Semua berubah menjadi tag, mension, atau brodkes tak-tau-malu via BBM. Kiss Me If I'm Wrong, tapi begitulah keadaan sesungguhnya. Untuk dampak positif maupun negatinya bisa di-search sendiri by Google, saya malas ribut. (Lah, yang nyari ribut siapa?)
Berbekal masa 7 tahun di bangku perkuliahan, berikut bisa saya paparkan beberapa aplikasi sosmed yang cocok digunakan berdasarkan shio masing-masing. *setel music on the spot*
1. Twitter
Kapan waktu saya sempat hijrah ke sosmed ini, tapi akhirnya nyerah, karena bingung cara bacanya dari kiri ke kanan atau malah sebaliknya, jika kalimatnya udah bercampur dengan @ dan # yang tidak ditempatkan pada tempatnya. Cocok bagi anda yang simple, dan suka nge-stalk aktifitas seleb semisal Ridho Rhoma. Not Recommended bagi orang tua.
Kapan waktu saya sempat hijrah ke sosmed ini, tapi akhirnya nyerah, karena bingung cara bacanya dari kiri ke kanan atau malah sebaliknya, jika kalimatnya udah bercampur dengan @ dan # yang tidak ditempatkan pada tempatnya. Cocok bagi anda yang simple, dan suka nge-stalk aktifitas seleb semisal Ridho Rhoma. Not Recommended bagi orang tua.
2. Line
Urusan video call menjadi sangat asyik karena free, juga dibekali stiker-stiker unyu Lemingho dengan pose bibir manyun kemana-mana. Very recommended bagi yang kecanduan game online. Bagi yang LDR-an pula, aplikasi ini layak punya, di samping Skype. Tidak disarankan untuk fakir like dan komentar.
Urusan video call menjadi sangat asyik karena free, juga dibekali stiker-stiker unyu Lemingho dengan pose bibir manyun kemana-mana. Very recommended bagi yang kecanduan game online. Bagi yang LDR-an pula, aplikasi ini layak punya, di samping Skype. Tidak disarankan untuk fakir like dan komentar.
3. Instagram
Harus diakui, pemilik paras rupawan dan owner online shop kudu nginstal aplikasi ini. Karena bisa dipastikan, mayoritas penggunanya adalah dedek-dedek unyu kurang kerjaan yang suka gelap mata liat barang-barang branded diskon-an. Boleh juga bagi fotograper amatiran yang ingin pamer hasil jepretan dengan ribuan hastag, tujuannya? #Like4Likebagi anda yang tidak fotogenic, jauhi aplikasi yang satu ini.
Harus diakui, pemilik paras rupawan dan owner online shop kudu nginstal aplikasi ini. Karena bisa dipastikan, mayoritas penggunanya adalah dedek-dedek unyu kurang kerjaan yang suka gelap mata liat barang-barang branded diskon-an. Boleh juga bagi fotograper amatiran yang ingin pamer hasil jepretan dengan ribuan hastag, tujuannya? #Like4Likebagi anda yang tidak fotogenic, jauhi aplikasi yang satu ini.
4. Youtube
"Everybody can be Famous at anytime." Berbekal lip-sync seadanya dari lagu dangdung yang lagi nge-hits, alih-alih dikontrak buat rekaman, anda akan tampil sebagai bintang iklan sosis-enak-bermutu. Pengen terkenal secara instan? Tunggu apalagi, buat akun Youtube anda sekarang juga.
"Everybody can be Famous at anytime." Berbekal lip-sync seadanya dari lagu dangdung yang lagi nge-hits, alih-alih dikontrak buat rekaman, anda akan tampil sebagai bintang iklan sosis-enak-bermutu. Pengen terkenal secara instan? Tunggu apalagi, buat akun Youtube anda sekarang juga.
5. BBM
Sejak BBM hadir untuk Android, tak dapat dipungkiri lagi, pengguna aplikasi ini kian membludak. Bagaimana tidak, ini merupakan sosmed paling ampuh buat yang doyan promosi MLM, apa pun itu bentuknya. Pengguna juga dituntut untuk sesering mungkin mengganti DP dan PM--yang kalau tidak dilakukan, dikhawatirkan pemilik ID tersebut sudah tak bernyawa lagi. Satu hal yang menyebalkan dari BBM adalah ulah para brodkes-ter, sering kali isi pesannya enggak banget. Pagi bilang, "m3t aktivita5 eAaa." Siang muncul dengan, "jan6an lup4 mam tiank." Eh malam nongol lagi, "meT istiRahaT." Kalau sudah seperti itu, pilihannya cuma dua : Delcon, atau langsung tarik ke KUA. #Eaaaaaa
Sejak BBM hadir untuk Android, tak dapat dipungkiri lagi, pengguna aplikasi ini kian membludak. Bagaimana tidak, ini merupakan sosmed paling ampuh buat yang doyan promosi MLM, apa pun itu bentuknya. Pengguna juga dituntut untuk sesering mungkin mengganti DP dan PM--yang kalau tidak dilakukan, dikhawatirkan pemilik ID tersebut sudah tak bernyawa lagi. Satu hal yang menyebalkan dari BBM adalah ulah para brodkes-ter, sering kali isi pesannya enggak banget. Pagi bilang, "m3t aktivita5 eAaa." Siang muncul dengan, "jan6an lup4 mam tiank." Eh malam nongol lagi, "meT istiRahaT." Kalau sudah seperti itu, pilihannya cuma dua : Delcon, atau langsung tarik ke KUA. #Eaaaaaa
6. Whatsapp
Don't know, don't care dech. - Pevita Pearce, Lost in Love, 2006.
Don't know, don't care dech. - Pevita Pearce, Lost in Love, 2006.
7. Facebook
Tak ada yang bisa mengalahkan kepopuleran aplikasi sosmed yang satu ini--bahkan Path sekalipun. Dengan serangkaian update, kini pengguna FB bisa berbangga hati. Pasalnya, aplikasi yang satu ini bisa bangkit kembali dari pasca mati suri, akibat gempuran twitter yang sempat merajai ranah sosmed di awal kemunculannya. Hal ini tak lepas dari para pengguna setia FB yang mulai beralih ke--FB for Android. Satu hal yang paling memuakkan dari FB adalah, ajakan bermain game online. Jangan pernah anda tanyakan kelebihannya. Anda bisa membuat note ataupun post sepanjang yang anda inginkan, lengkap dengan foto dan tagging satu kecamatan (which is, membuat pengguna blog dan tumblr yang masih setia menulis di sana kelihatan tolol). Anda bisa berbagi tentang apa yang sedang anda baca, dengar, bahkan tonton sekalipun, (Hellooo Path lovers). Anda bisa check-in di WC mana anda berada saat ini, (Foursquare, everyone?). Bahkan anda bisa me-mention seseorang tanpa embel-embel @ di depan namanya, (Twitter's hard fans, you can peacefully die now!!!).
Tak ada yang bisa mengalahkan kepopuleran aplikasi sosmed yang satu ini--bahkan Path sekalipun. Dengan serangkaian update, kini pengguna FB bisa berbangga hati. Pasalnya, aplikasi yang satu ini bisa bangkit kembali dari pasca mati suri, akibat gempuran twitter yang sempat merajai ranah sosmed di awal kemunculannya. Hal ini tak lepas dari para pengguna setia FB yang mulai beralih ke--FB for Android. Satu hal yang paling memuakkan dari FB adalah, ajakan bermain game online. Jangan pernah anda tanyakan kelebihannya. Anda bisa membuat note ataupun post sepanjang yang anda inginkan, lengkap dengan foto dan tagging satu kecamatan (which is, membuat pengguna blog dan tumblr yang masih setia menulis di sana kelihatan tolol). Anda bisa berbagi tentang apa yang sedang anda baca, dengar, bahkan tonton sekalipun, (Hellooo Path lovers). Anda bisa check-in di WC mana anda berada saat ini, (Foursquare, everyone?). Bahkan anda bisa me-mention seseorang tanpa embel-embel @ di depan namanya, (Twitter's hard fans, you can peacefully die now!!!).
Lihat saja, bahkan para pengguna berbagai akun sosmed yang lain, selalu mengkoneksikan apa-apa yang mereka share, ke akun FB mereka. Jadi, terkutuklah orang-orang yang kalau suatu saat anda tanya, "alamat FB lu apa?" Dengan wajah tak berdosa mereka menjawab, "gue gak main FB."
Selesai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar