Ayo berbelanja ke Mal SKA Pekanbaru

Ayo berbelanja ke Mal SKA Pekanbaru

Minggu, 14 Agustus 2016

Anak Semata Wayang


"Ma, temani aku ke kamar mandi dong, aku takut," pintaku pada mama.
Namun mama malah marah, dan membentakku. "Kau itu sudah besar, umurmu sudah delapan tahun. Apa sih yang kau takutkan untuk ke kamar mandi, kau itu kan laki-laki."

Aku menangis, dan menahan keinginanku untuk ke kamar mandi. Hari sudah malam, tapi Abiku belum juga pulang. Abiku selalu pulang larut malam, aku bahkan hampir tak pernah melihatnya di rumah. Tapi ia selalu ada saat aku bangun pagi, sambil menikmati secangkir kopi hitam tanpa gula.

"Ma, aku sudah tak tahan. Aku harus ke kamar mandi," kali ini suaraku lebih keras.

Mamaku datang menghampiri, kukira ia akan menemaniku ke kamar mandi, tapi aku salah, ia malah menjewer telingaku, dan memukulku berkali-kali. "Kau mau jadi apa? menyusahkan orang saja hidupmu, kau tak tahu ya, kalau sekarang ini aku susah bergerak, aku sudah mau melahirkan."

Mama terus memukulku tanpa ampun. Kata Abi, Mama lagi mengandung, dan sebentar lagi aku akan punya adik, makanya perut Mama membesar. Tapi, sekarang Mama jadi pemarah, ia sering memukul, menyubit, menjewer, dan menghardikku. Aku tak tahan. Aku sering mengadu sama Abi, tapi Abi hanya diam.

Aku terpipis di celana, sekarang ada genangan air di lantai.