Ayo berbelanja ke Mal SKA Pekanbaru

Ayo berbelanja ke Mal SKA Pekanbaru

Rabu, 03 Juni 2015

Hari 3 : "Ceritakan hidupmu dari sudut pandang orang lain"



Sebelum memulai cerita, saya ingin memberitahukan pada semua, bahwa followers Prilly Latuconsina di Instagram tembus 3M maaan!!! Emejing gak tuh? Dan dari 3M followers nya tersebut, ada saya di dalamnya.‪#‎MahaPenting‬ ‪#‎WorldFirstIssue‬ ‪#‎KemudianMeniqa‬
------
Manusia merupakan makhluk hidup yang paling komplit dan unik, tiap individu dibekali karakterisitik
tersendiri, mulai dari yang paling down-to-earth sampai yang ngehe-nya setengah mampus. Tapi itu yang membuat kehidupan di dunia ini menjadi berimbang, satu sama lain dituntut untuk bisa menerima perbedaan watak seseorang, dan itu pulalah yang membuat kita bisa dekat atau malah saling berjauhan.
Kalau diminta untuk menceritakan tentang bagaimana hidup saya dari sudut pandang orang lain, tentunya akan sangat relatif. Tapi untuk tema hari ini, saya coba paparkan dari perspektif yang akhir-akhir ini saya tampilkan. Ada satu kalimat yang selalu akan saya ingat, "Takkan pernah habis hartamu, jika kau bersedekah dengan ikhlas." Kalimat ini memang simple banget, tapi punya makna yang sangat luas.
Bersedekah, tidak melulu tentang memberikan uang. Semua orang pasti ngeh dan familiar dengan istilah "Senyum adalah sedekah yang paling murah." Jika kita tidak punya cukup harta untuk disedekahkan, maka tersenyumlah dan buat orang lain ikut tersenyum. (Ya ampun, ini ngomongnya udah kayak motivator kelas wahid).
Saya masih ingat, ada satu waktu Prilly ngirim telegram singkat yang bunyinya, "Bagikan kebahagiaanmu untuk semua orang, dan simpan kesedihanmu untuk dirimu sendiri."
Berangkat dari kalimat tersebut, naluri saya pun serasa dicambuk untuk mengamininya. Semua hal-hal yang berbau keluhan dan nestapa, tak lagi saya tampilkan di sosial media. Kalau pun ada, semaximal mungkin saya samarkan dengan berbagai cara. Yang saya tampilkan ke permukaaan hanya canda dan tawa, saya ingin membuat orang-orang tersenyum bahagia.
Lihat bagaimana reaksi yang ditimbulkan, orang-orang tentu akan berfikiran kalau saya ini tidak punya masalah, yang mereka tau, saya selalu bergembira dan behahaha kapan saja, padahal bisa saja kan waktu nge-post something funny, saat itu saya sedang meraung-raung di kamar sambil gigit bantal bersarung hello kitty (tuh kan, saya gak pernah bisa nulis serius!!!).
Biarlah, tak ada ruginya untuk tampil tegar. Malah, jika anda kekeuh untuk menye-menye di sosial media, yang ada anda terlihat lemah dan tak bisa survive. Bahkan, ada teman yang pernah bilang ke saya--akibat terlalu sering membuatnya tertawa, akan merasa rugi jika tak berteman dengan saya di BBM. Wakwaw ‪#‎ShamlessPromotion‬
Point is, "If I can make at least one person smile, pee their pants a little, or maybe split out a drink. Then my day was not wasted." -- Jika saya bisa membuat satu orang saja tersenyum, terkencing-kencing di celana, atau bahkan sampai menyemburkan minuman karena ulah saya. Maka, hari saya tidak sia-sia. Keren? Tentu saja, kan nyomot dari internet‪#‎GagalFemez‬
Jadi, masih mau meronta-ronta belas kasihan di sosial media? Think about it.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar