Sebelum mulai, mungkin ada yang bertanya-tanya (yakin banget nih ada yang nanya) kenapa iku hastagnya ada 2. Untuk #30HariMenulis2015 adalah event tahunan yang digelar para member group Cinemags--tahun ini sudah masuk yang ke-3 lo, keren gak tuh? Sementara #NulisRandom2015 bisa
anda sercing sendiri di Google. Sengaja hastagnya lebih dari satu, biar kekinian. Ibarat kata pepatah "Sekali merengkuh dayung, 2-3 mantan terlampaui." (Huuu, disorakin)
anda sercing sendiri di Google. Sengaja hastagnya lebih dari satu, biar kekinian. Ibarat kata pepatah "Sekali merengkuh dayung, 2-3 mantan terlampaui." (Huuu, disorakin)
------
Menonton sebuah film akan lebih afdol dan dapat feel-nya kalo dilakuin di Bioskop. Selain karena terhindar dari segala macam urusan yang bisa mengurangi ke-intim-an menonton, nilai plus lainnya adalah bisa bertemu dengan orang-orang yang sama antusiasnya dengan kita akan sebuah film, bagi yang masih single, kali aja nemu jodoh. Eh
Film pertama yang aQyu tonton di Bioskop adalah Eifell I'm In Love. (Jangan pake aQyu deh Ris, saya aja!!!) Waktu itu tahun 2003, dan satu-satunya Bioskop di tempat saya tinggal (Dumai, red) lagi hebring banget dengan film yang satu ini. Meski sudah telat 1 tahun dari jadwal rilis seharusnya, tetap aja tuh Bioskop kebanjiran pengunjung, terlebih HTM-nya cuma duaribulimaratus. Can you believe it? Alasan utama membludaknya penonton, bisa ditebak karena para cewek ingin melihat adegan slow-mo Adit (yang diperankan oleh Samuel Rizal) membalikkan badan dan mengenakan kaca mata hitam dengan ciri khas kepala plontosnya, ditabrak oleh Tita (Shandy Aulia) di Bandara kedatangan luar negeri. Sedangkan untuk para cowok, saya yakin merasa dipaksa untuk ikut nonton film ini oleh pasangannya.
Film ini jualah yang menjadi awal dan akhir saya menonton di Bioskop tersebut, sebab setelah negara api menyerang, Bioskop itu diluluhlantahkan dan disulap menjadi Hotel Grand Zury bintang 3 berlantai 8. Hikmahnya, sekali dalam dua minggu, saya bisa ke kolam renangnya dengan full fasilitas, diskon 50% pula.
Lalu, mengapa saya menyukai film??? Entahlah, biarkan ini menjadi rahasia kami berdua--antara Saya dan Prilly Latuconsina.
Selesai.
Oemjiii hellow~......
Ini tulisan apa banget deh, awal ama akhirnya gak nyambung.
Ini tulisan apa banget deh, awal ama akhirnya gak nyambung.
Btw, buat yang seharian ini udah nge-tag, saya tag balik ya. Buat yang belum, mungkin untuk post berikutnya saya bisa di-tag. Overall, semua post bertemakan #30HariMenulis2015 maupun #NulisRandom2015 yang masuk ke timeline, saya baca kok.
Mari budayakan hobi Menulis, karena hobi Menangis itu cengeng.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar